Showing posts with label donald trump. Show all posts
Showing posts with label donald trump. Show all posts

Tuesday, June 7, 2016

Unknown

Kontrak Iklan Trump Dibatalkan

Dalam email kepada karyawannya hari Senin (6/6), pendiri dan CEO BuzzFeed Jonah Peretti mengatakan perusahaan itu akan membatalkan kontrak iklan bernilai 1,3 juta dolar dengan Komite Nasional Partai Republik yang ditanda tangani bulan April.

“Tentu saja kita tidak suka menolak pendapatan yang mendanai semua pekerjaan penting yang kita lakukan di perusahaan” tulis Peretti.

“Tapi dalam beberapa kasus kita harus membuat pengecualian bisnis. Kita tidak memasang iklan rokok karena berbahaya bagi kesehatan kita, dan kita tidak menerima iklan Trump karena alasan yang sama,” tambahnya.

Peretti mengutip pendirian pengusaha real estate itu mengenai Muslim, imigran dan kebijakan-kebijakan lain sebagai alasan membatalkan kontrak itu.

“Kita tidak harus atau tidak bisa diharapkan untuk setuju dengan sikap atau nilai-nilai pemasang iklan kita. Dan seperti yang sudah diketahui, ada pemisah antara bidang bisnis dan redaksional kita. Keputusan untuk membatalkan pembelian slot iklan ini tidak mempengaruhi laporan kami mengenai kampanye”, tulis Peretti.

Komite Nasional Partai Republik/ RNC dalam pernyataannya kepada jaringan televisi CNN mengatakan “mereka tidak pernah bermaksud” menggunakan slot iklan tersebut

sumber : voaindonesia.com
Read More

Tuesday, May 24, 2016

Unknown

Hillary Clinton dan Donald Trump Berimbang dalam Jajak Pendapat Terbaru

Donald Trump dari Partai Republik dan Hillary Clinton dari Partai Demokrat sangat berimbang, dan mayoritas pemilih memandang keduanya sebagai calon presiden yang kurang baik, dalam jajak pendapat terbaru.

Jajak pendapat Washington Post-ABC yang dirilis hari Minggu itu menunjukkan, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei lain, Trump memperoleh tambahan dukungan dibanding Clinton, setelah menjadi orang yang dianggap akan menjadi calon presiden dari partai Republik awal Mei.  Namun, jajak pendapat NBC News/Wall Street Journal poll menunjukkan Clinton unggul tipis.

Survei itu menunjukkan pemilih yang terdaftar memberi Trump, pengusaha kaya real estate, keunggulan 46 lawan 44 persen atas Clinton, mantan menteri luar negeri Amerika yang berusaha menjadi presiden perempuan pertama Amerika.

Hasil survei itu merupakan pergeseran 11 persen sejak Maret ke arah Trump, orang yang pernah menjadi pembawa acara reality show di televisi dan belum pernah memegang jabatan politik.

NBC News poll memberi Clinton keunggulan tipis 46 lawan 43 persen, turun 8 poin senjak April.

Kedua jajak pendapat mengemukakan bahwa pemilih tampaknya termotivasi oleh calon yang mereka tidak sukai dan calon yang mereka sukai.

sumber : voaindonesia.com
Read More

Sunday, May 15, 2016

Unknown

Kebijakan Trump Akan Buat Dunia Tidak Stabil

Trump mengajukan proposal untuk meninggalkan NATO, membiarkan Korea Selatan dan Jepang mengusahakan senjata nuklir.
 
Dunia akan menjadi sangat tidak stabil jika proposal yang diusulkan milyarder dan pebisnis Donald Trump diimplementasikan sebagai kebijakan luar negeri Amerika.

Demikian pernyataan mantan menteri luar negeri James Baker kepada panel Senat pada Kamis (12/5), pada saat bersamaan kandidat presiden partai Republik itu bertemu dengan pemimpin partai di Gedung Capitol.

Senator Republik Marco Rubio, dan mantan pesaing Trump dalam kampanye kepresidenan, bertanya kepada Baker akan seperti apa dunia ini kalau Amerika meninggalkan NATO atau membiarkan Korea Selatan dan Jepang mengusahakan senjata nuklir, proposal yang disuarakan oleh Trump selama kampanye.

“Kita sudah banyak masalah sekarang, tetapi kita akan menghadapi jauh lebih banyak masalah apabila hal itu terlaksana,” kata Baker.

“NATO sudah jadi fondasi perdamaian dan stabilitas di Eropa. Semakin banyak negara memiliki senjata nuklir semakin tidak stabil dunia ini.”

sumber : voaindonesia.com
Read More

Tuesday, May 10, 2016

Unknown

Sadiq Khan Ogah ke Amerika Jika Trump Presiden


Calon presiden Donald Trump mengatakan wali kota London yang baru terpilih akan mendapat "pengecualian" untuk berkunjung ke Amerika Serikat.

Sadiq Khan, wali kota London yang baru, adalah seorang muslim. Khan pernah menyatakan bahwa dia tidak akan bisa mengunjungi AS jika Trump terpilih menjadi presiden, karena bakal kandidat presiden AS dari Partai Republik itu selama ini mengusulkan larangan bagi para Muslim untuk bepergian ke AS.

Namun, menurut Trump, dia akan memberi pengecualian untuk Khan. "Pengecualian akan selalu ada," kata miliuner tersebut.

Trump mengaku dirinya "senang" atas terpilihnya Khan untuk memimpin London.

"Jika dia melakukan tugasnya dengan baik, dan terus terang jika dia melakukan melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, maka hal itu akan menjadi sesuatu yang bagus," tambahnya.

Trump mengusulkan larangan bagi umat Muslim untuk mengunjungi AS setelah serangan di Paris yang menewaskan 130 orang, tahun lalu.

Larangan yang dia cetuskan tersebut menuai banyak kritik, baik di Amerika Serikat maupun luar negeri. Namun Trump tetap teguh dengan usulannya. Alasan Trump, aturan tersebut diperlukan guna memastikan keamanan di AS.

Khan - anak seorang imigran Pakistan - adalah wali kota Muslim pertama di London, setelah mengalahkan saingan terdekatnya dari Partai Konservatif, Zac Goldsmith.

Wali kota baru asal Partai Buruh ini memperoleh suara sebanyak 994.614, dari 1.310.143 pemilih,

"Saya ingin pergi ke Amerika untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan wali kota-wali kota Amerika," kata Khan kepada majalah Time. "Namun, jika Donald Trump menjadi presiden, maka saya tidak akan pergi ke sana karena agama saya."

Dia menambahkan bahwa dirinya "yakin pendekatan politik yang dilakukan Donald Trump " tidak akan berlaku di Amerika.

sumber : bbc.com
Read More

Friday, April 29, 2016

Infonya Mas

Bentrokan Rusuh Saat Trump Kampanye


Bentrokan kembali pecah antara pendukung dan penentang Donald Trump, diwarnai perusakan dan lemparan batu.

Ratusan demonstran memblokir lalu lintas di luar sebuah lokasi di California, yang merupakan tempat kampanye bakal calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Sebuah mobil polisi pecah kaca jendelanya yang pecah ketika Trump berbicara di dalam ruangan di Fairgrounds Orange County di Costa Mesa. Sekitar 20 orang ditangkap.

Trump bertekad untuk mendeportasi jutaan imigran ilegal jika terpilih sebagai presiden AS pada November mendatang.

Dia menghadapi penentangan keras di beberapa bagian California, khususnya dari kalangan Latin.

California, yang memasok delegasi terbesar bagi bakal calon Partai Republik, akan menggelar pemilihan pendahuluan pada tanggal 7 Juni mendatang.

Pada hari Selasa, Trump menyebut dirinya 'terduga calon' Partai Republik setelah memenangkan lima pemilihan pendahuluan di negara bagian Connecticut, Delaware, Rhode Island, Maryland dan Pennsylvania.

Lokasi kampanye Donald Trump di Pacific Amphitheatre di Costa Mesa yang berkapasitas 18.000 orang penuh sesak, sampai-sampai ratusan orang tak bisa masuk.

Debat panas bisa didengar antara pendukung Donald Trump dan pengunjuk rasa di luar. Para pendukung Trump meneriakkan yel-yel: 'Dirikan tembok itu! Dirikan tembok itu!,' mengacu pada seruan Trump untuk membangun tembok pemisah antara AS dan Meksiko untuk menghentikan pelintas perbatasan ilegal.

Polisi anti huru hara dan petugas berkuda dikerahkan untuk memisahkan dua kelompok yang berseteru.

Laporan dari tempat kejadian menyebut, sejumlah pengunjuk rasa melemparkan batu, melompat ke atas mobil polisi, menghancurkan jendelanya, ungkap wartawan BBC James Cookdari Los Angeles.

Para pengunjuk rasa dibubarkan sekitar pukul 23.00(Jumat 12.00 WIB), kata aparat keamanan setempat.

Kampanye Donald Trump didera berbagai bentrokan antara pendukung dan penentangnya, terutama di University of Illinois di Chicago pada 11 Maret, ketika unjuk rasa dibatalkan setelah bentrokan pecah di auditorium.
sumber : bbc.com
Read More

Thursday, April 28, 2016

Unknown

Kebijakan luar negeri ala Trump


Bakal kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, memberikan rincian mengenai kebijakan luar negeri yang akan dijalankannya apabila terpilih sebagai presiden AS.

Trump, yang baru memenangi pemilihan pendahuluan di lima negara bagian, mengatakan dirinya akan menerapkan kebijakan ‘Pengutamaan Amerika’.

Namun, sebelum berpidato, dia berjanji kebijakan tersebut bukanlah ‘doktrin Trump’ yang kaku dan tidak bisa diubah. Apabila diperlukan, kebijakan itu bisa diubah jika dirinya terpilih sebagai presiden AS.

Seraya menyebut kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden AS Barack Obama sebagai “bencana menyeluruh”’ serta memiliki “kelemahan, kebingungan, dan ketidakpastian arah”, Trump berikrar akan mengubah AS dan “merontokkan karat yang ada pada kebijakan luar negeri Amerika”.

Mengenai ISIS

Trump mengatakan bahwa kelak di bawah pemerintahannya, “mereka (ISIS) menghitung hari. Saya tidak akan mengatakan kepada mereka kapan (itu akan terjadi) dan saya tidak mengatakan caranya”.

Sebelumnya, Trump menegaskan dirinya akan melemahkan ISIS dengan memotong akses kelompok tersebut terhadap ladang minyak. Dia juga mendukung teknik interogasi terhadap anggota ISIS dengan menenggelamkan mereka. Namun, dia tidak mengungkit gagasan ini dalam pidatonya, pada Rabu (27/04).

Alih-alih, Trump justru melontarkan ide mempererat kerja sama dengan sekutu-sekutu AS di Timur Tengah guna memerangi ekstremisme.

“Membendung penyebaran Islam radikal harus menjadi tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan, tentunya, dunia,” kata Trump.

Soal NATO dan negara adidaya

AS, menurut Trump, harus menggelar perundingan baru dengan sekutu-sekutunya di dalam wadah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) guna membentuk kembali struktur organisasi tersebut sekaligus mendiskusikan penyeimbangan pendanaan AS untuk NATO.

Trump juga akan berunding dengan Rusia untuk mencapai titik temu mengenai penanganan Islam radikal.

“Beberapa orang mengatakan orang Rusia tidak bisa masuk akal. Saya berniat mencari tahu,” kata Trump.

Kemudian Trump mengomentari Cina. Menurutnya, Cina ”menghormati kekuatan dan dengan membiarkan mereka mengambil keuntungan dari kita dalam segi ekonomi seperti yang mereka lakukan sekarang, kita kehilangan rasa hormat mereka”.

Dia kemudian berjanji akan berupaya “memperbaiki hubungan kita dengan Cina”. Namun, dia tidak merinci bagaimana dia akan melakukannya.

Sekutu AS

Mengenai negara-negara yang menjadi sekutu AS, Trump mengatakan ada harga yang harus dibayar.

“Negara-negara yang kita bela harus membayar ongkos pembelaan ini. Jika tidak, AS harus bersiap membiarkan negara-negara ini membela diri sendiri. Kita tidak ada pilihan.”

Saat diwawancarai the New York Times bulan lalu soal hubungan AS-Jepang, Trump berkata “Jika kami diserang, mereka tidak datang membela kita. Jika mereka diserang, kita harus membela mereka secara total. Dan, itulah, masalah yang sebenarnya.”

Trump pernah berkata bahwa dia memiliki tim penasihat kebijakan luar negeri terbaik. Dalam beberapa bulan terakhir, penasihatnya bertambah dan beberapa di antara mereka terbukti kontroversial.

Tim penasihat Trump dipimpin Senator Negara Bagian Alabama, Jeff Sessions, dari kubu Republik.

Anggotanya, antara lain, Jenderal purnawirawan Joseph Schmitz, yang mundur dari militer pada 2005 di tengah tuduhan penyalahgunaan. Namun, Schmitz tidak pernah didakwa.

Penasihat lainnya adalah Walid Phares, yang pernah mendapat kritik ketika menjadi anggota tim kebijakan luar negeri kandidat presiden AS, Mitt Romney, pada 2012. Berbagai kelompok advokasi muslim mempermasalahkan kedekatan Phares dengan kelompok milisi Kristen sewaktu Perang Sipil Libanon.
sumber : bbc.com
Read More