Showing posts with label muhammad ali. Show all posts
Showing posts with label muhammad ali. Show all posts

Tuesday, June 7, 2016

Unknown

Dihadiri Erdoga, Pemakaman Muhammad Ali pakai tata cara Islam

Mendiang petinju legendaris Muhammad Ali akan dimakamkan pada Jumat (10/6) mendatang dalam tata cara Islam. Kendati demikian, keluarga memastikan acara itu dapat dihadiri oleh komunitas lintas iman.

Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan, dijadwalkan menghadiri pemakaman tersebut sambil membacakan pidato dukacita. Ali dan Erdogan berteman akrab, jauh sebelum sang politikus Turki menjadi Presiden.

Telegraph melaporkan, Selasa (7/6), penguburan Ali digelar di kota kelahirannya, Louisville, Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat.

"Ali merupakan juru bicara bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang ras, agama, dan latar belakang. Oleh karena itu keluarga ingin pemakaman ini tetap bisa dihadiri semua orang," kata Bob Gunnell, juru bicara keluarga.

Nantinya salat jenazah akan dipimpin oleh Imam Zaid Shakir dari California. Komunitas pemuka gereja, petinggi Mormon, serta biksu beberapa sekte Buddha akan ikut memberi penghormatan.

Dari perkiraan keluarga, tamu undangan yang hadir dalam pemakaman Ali mencapai 15.500 orang. Jenazah akan disemayamkan lebih dulu di Arena Baskit Louisville, sebelum diantar ke liang kubur. Proses penguburan sang juara dunia tinju tiga kali ini dapat disaksikan langsung lewat Internet.

Selain Erdogan, tokoh lainnya yang berencana hadir dalam pemakaman Ali adalah Raja Abullah II dari yordania, mantan Presiden AS Bill Clinton. Presiden Barack Obama telah diundang oleh keluarga, namun belum memberikan kepastian akan hadir.

Jenazah Ali kemarin sudah dipulangkan dari RS Phoenix, Arizona, ke Louisville menggunakan pesawat carteran. Peti mati Ali berwarna hitam, dihiasi kaligrafi Arab.

sumber : merdeka.com
Read More

Saturday, June 4, 2016

Unknown

Muhammad Ali Meninggal di Usia 74 Tahun

Mantan juara tinju dunia kelas berat Muhammad Ali meninggal di usia 74 tahun pada Jumat (3/6), waktu Amerika. Ali memiliki rekor kecakapan dalam bertinju yang belum terlampaui dan sikap kontroversialnya menjadikannya sebagai salah satu tokoh paling terkenal dari abad ke-20.

Ali sudah lama menderita sindrom Parkinson, yang mengganggu kemampuan berbicaranya dan membuat atlet yang dulu tampak gagah itu menjadi tahanan di tubuhnya sendiri.

Namun, proklamasi Ali saat muda bahwa ia adalah tokoh yang "terbesar" terbukti benar sampai akhir hayatnya bagi jutaan orang di seluruh dunia yang mengaguminya. Dia terkenal karena keberaniannya baik di dalam dan di luar ring.

"Sebagian diriku hilang, bagian terbesar," kata George Foreman, seorang mantan petinju kelas berat dan salah satu lawan paling tangguh Ali di ring, di Twitter setelah berita kematian Ali.

Roy Jones Jr, mantan petinju juara yang dibesarkan selama masa kejayaan Ali, juga mengatakan dalam sebuah cuitan bahwa dia sangat sedih sekaligus lega. "Hatiku sangat sedih namun menghargai dan lega bahwa yang 'terbesar' kini beristirahat di tempat terbaik."

Hanya sedikit pihak yang dapat membantah kecakapan atletiknya pada masa kejayaannya di tahun 1960-an. Dengan kecepatan tinju dan kelincahan kakinya, ia bisa seperti yang ia katakan, mengapung seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah.

Dia adalah orang pertama yang memenangkan kejuaraan kelas berat tiga kali. Tapi Ali menjadi lebih dari seorang atlet yang populer dan menarik. Dia berbicara dengan berani melawan rasisme di tahun 60-an, serta Perang Vietnam.

sumber : republika.co.id
Read More