Showing posts with label PKS. Show all posts
Showing posts with label PKS. Show all posts

Tuesday, May 24, 2016

Unknown

Syarat Fahri Hamzah Jika Kembali ke PKS

PKS mengajukan syarat bagi salah satu kadernya yang telah diputuskan dipecat dari seluruh keanggotaan partai sejak tanggal 1 Maret 2016 lalu, yaitu Fahri Hamzah untuk kembali ke partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

"Putusan majelis tahkim tertanggal 1 Maret 2016 itu hukumnya final dan mengikat. Tidak akan pernah Pak Fahri menjadi PKS apabila dia tidak melakukan syarat-syarat yang harus dipenuhi," kata Kuasa hukum DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zainudin Paru di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/5).

Syarat-syarat yang harus dilakukan oleh Fahri, kata Zainuddin, jika ingin kembali ke PKS pada hakikatnya yaitu dengan mematuhi segala keputusan yang dibuat oleh para pimpinan partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

"Syarat yang harus dipatuhi tersebut yakni menerima putusan majelis tahkim atas pemecatan dirinya, mencabut gugatan di pengadilan dan meminta maaf kepada pimpinan PKS serta seluruh anggota PKS seluruh Indonesia," ujar dia.

Zainudin menambahkan terdapat kesalahan fatal yang dianggap DPP PKS dan menjadi landasan untuk melakukan pemecatan terhadap Fahri Hamzah, yakni terkait pembangkangan serta tidak adanya koordinasi dengan para pimpinan PKS.

"Menurut kami pemecatan tidak ada yang salah, karenanya untuk Fahri, sebelum berbicara ke publik seharusnya bertanya dulu dengan pihak PKS, bicara baik-baik kepada pimpinan PKS, cium pipi kiri, pipi kanan. Minta maaf kalau bersalah, jangan membuat kegaduhan yang mengajak kader dan publik secara serampangan berkomentar yang tidak benar," ujar dia.

Zainuddin juga menegaskan Fahri harus mematuhi syarat tersebut meskipun keputusan provisi yang dikeluarkan PN Jakarta Selatan untuk menghentikan dan membekukan semua proses dan putusan DPP terkait keanggotaan partai dan posisi di DPR yang dimiliki Fahri Hamzah telah diputuskan pada Senin pekan lalu.

Sementara itu, kuasa hukum Fahri Hamzah Mujahid A. Latief menyatakan putusan pengadilan tersebut sifatnya memerintah dan harus dipatuhi serta tidak diperdebatkan.

sumber : republika.co.id
Read More

Saturday, April 23, 2016

Unknown

Surat Pergantian Fahri Sudah diterima Pimpinan DPR

Pergantian posisi Fahri Hamzah sebagai wakil ketua DPR belum diproses karena kurang surat dari Fraksi PKS. Setelah surat itu diterima, pimpinan DPR pun siap membahas lagi.

"Ya dari fraksi sudah masuk, hari Senin kita akan rapim," kata Ketua DPR Ade Komarudin di Gedung DPR, Jumat (22/4/2016) malam.

Pria yang akrab disapa Akom ini belum bisa memastikan apa hasilnya. Semua tergantung rapat pada Senin (25/4) mendatang.

"Apa hasilnya nanti kita lihat," ucap politikus Golkar ini.

PKS sudah menunjuk Ledia Hanifa sebagai pengganti Fahri. Wakil Ketua Fraksi PKS Tifatul Sembiring mengatakan pihaknya memang sudah memperbaiki mekanisme pengiriman surat ke pimpinan DPR.

"Bukan belum diproses, tapi kemarin suratnya disatukan antara penggantian pimpinan dengan PAW jadi mestinya dipisah. Nah yang bisa dituntut oleh Fahri Hamzah dalam hal ini adalah terkait masalah PAW-nya dia. Masalah penggantian pimpinan menurut perundang-undangan itu adalah kewenangan partai. Jadi sudah dikirim saya cek 2 hari yang lalu sudah," kata Tifatul kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/4/2016).

sumber : detik.com
Read More

Tuesday, April 19, 2016

Unknown

Mengaku Ingin Kembali ke PKS ujar Fahri Hamzah


Meski menggugat keputusan partai, Fahri Hamzah mengaku ingin kembali ke PKS. Presiden PKS Sohibul Iman membuka pintu, meski heran juga dengan manuver Fahri yang memberi kesan terzalimi.

"Ya welcome,siapa pun mau ke PKS, silakan saja. Yang penting adalah mengikuti proses, dalam konteks beliau menyadari tentang kekeliruan kesalahannya, beliau mengikuti proses sebagaimana orang ingin masuk keanggotaan PKS, saya kira tidak ada masalah," kata Sohibul Iman saat acara Kongkow Bersama Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2016).

Namun Sohibul Iman heran mengapa Fahri yang mengaku ingin kembali ke PKS malah terus melawan. "Tapi ketika ingin kembali ia tetap ingin melakukan perlawanan ya saya bingung juga. Kalau tidak setuju dengan kebijakan dan arah partai tapi masih ingin itu tidak fair," katanya.

sumber : detik.com
Read More