Showing posts with label internasional. Show all posts
Showing posts with label internasional. Show all posts

Wednesday, June 8, 2016

Unknown

Serangan Bom Istanbul

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan serangan bom di Istanbul yang menewaskan 11 orang, Selasa 7 Juni, sebagai hal yang tidak bisa dimaafkan.

Tujuh polisi termasuk yang tewas dalam serangan bom mobil dengan sasaran bus polisi sementara 36 lainnya cedera, termasuk dua yang masih berada dalam keadaan kritis. Adapun empat korban jiwa lainnya sejauh ini adalah warga sipil.

Erdogan menegaskan bahwa perang melawan teroris akan terus berlangsung tanpa rasa takut, tanpa rasa lelah, sampai berakhir.

Dalam pernyataan resminya presiden juga bertekad para pelaku 'akan membayar darah yang mereka tumpahkan.'

Media Turki melaporkan empat orang sudah ditangkap terkait dengan serangan tersebut namun tidak ada rincian lebih lanjut.

Kekerasan terbaru ini merupakan serangan mematikan yang keempat sepanjang tahun 2016 di kota terbesar di Turki ini.

Rangkaian kekerasan di Istanbul membuat pengamanan secara umum ditingkatkan di sejumlah tempat, seperti dijelaskan oleh penjabat Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Harlan Hakim.

"Sudah pasti keamanan cukup ketat. Kita bisa lihat dengan mata kepala sendiri langsung, baik di tempat-tempat terbuka maupun di jalanan," kata Harlan kepada rekan Liston P Siregar.

Di beberapa tempat bahkan dilakukan pemeriksaan atas warga, "Memang dengan ada pemeriksaan di jalanan, kegiatan terhambat tapi warga normal saja karena warga memang sangat tidak suka dengan peristiwa (serangan) ini."

Dilaporkan seorang mahasiswa Indonesia cedera ringan dalam serangan di Istanbul.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan pada hari Selasa ini, namun Presiden Erdogan menunjuk keterlibatan dari kelompok militan Kurdi, yang memperjuangkan hak politik, budaya, dan penentuan nasib sendiri di wilayah Kurdi.

Dalam beberapa serangan sebelumnya, Partai Pekerja Kurdistan PKK -yang sudah dilarang- atau salah satu cabangnya menyatakan berada di belakang serangan atas aparat keamanan Turki.

sumber : bbc.com
Read More

Tuesday, June 7, 2016

Unknown

Kontrak Iklan Trump Dibatalkan

Dalam email kepada karyawannya hari Senin (6/6), pendiri dan CEO BuzzFeed Jonah Peretti mengatakan perusahaan itu akan membatalkan kontrak iklan bernilai 1,3 juta dolar dengan Komite Nasional Partai Republik yang ditanda tangani bulan April.

“Tentu saja kita tidak suka menolak pendapatan yang mendanai semua pekerjaan penting yang kita lakukan di perusahaan” tulis Peretti.

“Tapi dalam beberapa kasus kita harus membuat pengecualian bisnis. Kita tidak memasang iklan rokok karena berbahaya bagi kesehatan kita, dan kita tidak menerima iklan Trump karena alasan yang sama,” tambahnya.

Peretti mengutip pendirian pengusaha real estate itu mengenai Muslim, imigran dan kebijakan-kebijakan lain sebagai alasan membatalkan kontrak itu.

“Kita tidak harus atau tidak bisa diharapkan untuk setuju dengan sikap atau nilai-nilai pemasang iklan kita. Dan seperti yang sudah diketahui, ada pemisah antara bidang bisnis dan redaksional kita. Keputusan untuk membatalkan pembelian slot iklan ini tidak mempengaruhi laporan kami mengenai kampanye”, tulis Peretti.

Komite Nasional Partai Republik/ RNC dalam pernyataannya kepada jaringan televisi CNN mengatakan “mereka tidak pernah bermaksud” menggunakan slot iklan tersebut

sumber : voaindonesia.com
Read More
Unknown

Dihadiri Erdoga, Pemakaman Muhammad Ali pakai tata cara Islam

Mendiang petinju legendaris Muhammad Ali akan dimakamkan pada Jumat (10/6) mendatang dalam tata cara Islam. Kendati demikian, keluarga memastikan acara itu dapat dihadiri oleh komunitas lintas iman.

Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan, dijadwalkan menghadiri pemakaman tersebut sambil membacakan pidato dukacita. Ali dan Erdogan berteman akrab, jauh sebelum sang politikus Turki menjadi Presiden.

Telegraph melaporkan, Selasa (7/6), penguburan Ali digelar di kota kelahirannya, Louisville, Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat.

"Ali merupakan juru bicara bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang ras, agama, dan latar belakang. Oleh karena itu keluarga ingin pemakaman ini tetap bisa dihadiri semua orang," kata Bob Gunnell, juru bicara keluarga.

Nantinya salat jenazah akan dipimpin oleh Imam Zaid Shakir dari California. Komunitas pemuka gereja, petinggi Mormon, serta biksu beberapa sekte Buddha akan ikut memberi penghormatan.

Dari perkiraan keluarga, tamu undangan yang hadir dalam pemakaman Ali mencapai 15.500 orang. Jenazah akan disemayamkan lebih dulu di Arena Baskit Louisville, sebelum diantar ke liang kubur. Proses penguburan sang juara dunia tinju tiga kali ini dapat disaksikan langsung lewat Internet.

Selain Erdogan, tokoh lainnya yang berencana hadir dalam pemakaman Ali adalah Raja Abullah II dari yordania, mantan Presiden AS Bill Clinton. Presiden Barack Obama telah diundang oleh keluarga, namun belum memberikan kepastian akan hadir.

Jenazah Ali kemarin sudah dipulangkan dari RS Phoenix, Arizona, ke Louisville menggunakan pesawat carteran. Peti mati Ali berwarna hitam, dihiasi kaligrafi Arab.

sumber : merdeka.com
Read More
Unknown

New York Times Menulis Ahok Mengguncang Politik di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi sorotan media ternama AS, New York Times. Dalam koran terbesar di AS itu cerita tentang Ahok berada dalam halaman A10 dengan judul: Run by Jakarta Governor Up ends Indonesia’s Party Politics.

Dalam laporan New York Times yang diterbitkan pada 5 Juni 2016, dijelaskan, sejak menjadi gubernur DKI Jakarta pada 2014 Ahok telah menunjukkan taring pada birokrat yang tak kompeten dan melakukan penyimpangan anggaran.

Namun kini, target barunya adalah mengguncang sistem politik oligarki yang sudah berakar di Indonesia. New York Times menyebut Ahok sebagai "orang luar" dalam politik sebab dia berasal dari kelompok minoritas. Ahok beretnis Tionghoa dan beragama Kristen di tengah-tengah penduduk Jakarta yang mayoritas beragama Islam.

Ahok dengan pilihannya melalui jalur independen untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 telah mengguncang sistem politik Indonesia.

Sejak Indonesia mulai menerapkan sistem pemilihan umum yang bebas pada akhir tahun 1990, calon independen sudah dipastikan kalah. Namun, kali ini Ahok justru mendapat banyak dukungan.

Padahal 10 partai di parlemen dikuasi oleh dinasti politik, mantan jenderal, dan taipan bisnis yang membiayai mereka. Sementara sisanya adalah kelompok berbasis Islam yang ideologi politiknya bisa berubah tergantung pada koalisi partai.

Koran dengan oplah terbesar di AS itu kemudian mengutip Charlotte Setijadi, periset di program Ilmu Indonesia di Institut Studi Asia Tenggara-Yusof Ishak yang berbasis di Singapura: "Ahok menjadi alternatif bagi warga yang sudah muak dengan sistem politik di Indonesia,".

"Saya pikir ini adalah gambaran yang bisa menolongnya dalam pemilihan gubernur," ucap Charlotte.

Dalam laporan New York Times dikatakan Ahok memilih jalur independen karena tak ingin memiliki nasib yang sama seperti Presiden Jokowi. Sebab meskipun menjadi presiden, Jokowi hanya 'petugas partai' dan kebijakannya kerap 'disembelih' oleh partai pendukungnya sendiri yaitu PDIP.

Ahok pun sempat menolak tawaran diusung oleh PDIP yang diketuai oleh Megawati Sukarnoputri. Sikap Ahok itu dinilai sebagai deparpolisasi oleh para politikus senior. Sebab dinilai dapat melemahkan peran partai politik.

Dalam laporan itu ditulis, Ahok telah merebut hati para anak muda dan warga kelas menengah ke bawah Jakarta. Mereka menyukai kebijakan Ahok seperti pembangunan MRT, pekerja penyapu jalan atau pasukan oranye, dan 'kartu pintar' untuk mensubsidi pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi warga miskin.

Dalam beberapa survei menunjukkan Ahok jauh lebih unggul daripada kandidat gubernur lain. Bahkan lebih dari 80 persen pemilih ingin agar Ahok maju melalui jalur independen.

New York Times juga menyoroti TemanAhok. Menurut koran ini, para relawan Ahok ini memiliki peran besar untuk meloloskan mantan Bupati Belitung Timur itu dalam Pilkada DKI Jakarta.

TemanAhok mengatakan tidak akan berhenti sampai mendapat satu juta tanda tangan, yang harus diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum.

Kumpulan relawan ini menjual merchandise seperti kaus, stiker, dan gelang untuk mencari dana agar terus dapat membiayai kegiatannya.

Kini partai politikpun berlomba-lomba mencari para penantang Ahok. Pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Ahok yang kala itu menjadi calon wakil Jokowi diserang isu SARA oleh lawan politiknya. Namun, isu ini dipercaya tak akan mempan dalam Pilkada DKI 2017 nanti.

Sandiaga Uno, seorang pengusaha terkemuka yang kemungkinan menjadi salah satu lawan Ahok, telah mengakui bahwa pilihan Ahok melalui jalur independen ini seharusnya menggugah pendirian partai politik.

"Jika mereka tidak mendapatkan kandidat yang tepat yang didukung oleh rakyat, mereka akan menghadapi calon independen yang didukung rakyat. Partai politik harus menyiapkan strategi untuk menarik bakat terbaik," ujar Sandiaga.

sumber : liputan6.com
Read More

Sunday, June 5, 2016

Unknown

2 Teman Ahok Dicegah Berpolitik di Singapura

KBRI Singapura menegaskan bahwa tak ada penahanan dan pengisolasian terhadap dua pendiri Teman Ahok oleh otoritas setempat. Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya menyebut mereka hanya dicegah melakukan kegiatan politik.

"Jadi di Singapura itu ada undang-undangnya bahwa warga negara asing tidak boleh melakukan kegiatan politik di negaranya," kata Ngurah saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (5/6/2016).

Kedua pendiri Teman Ahok itu yakni Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang dicegah oleh pihak Imigrasi Singapura. Keduanya sebetulnya sudah akan difasilitasi untuk kembali ke Jakarta tadi malam.

"Jadi sebetulnya tadi malam itu sudah mau difasilitasi untuk pulang ke Jakarta, tapi tidak terkejar flight terakhir makanya dialihkan ke pagi ini," imbuh Ngurah.

Ngurah juga membenarkan bahwa tadi malam pihaknya belum dapat menemui Amalia dan Richard. Tetapi pagi ini pihak KBRI akan menemui mereka sebelum kembali ke Jakarta.

"Saya juga sudah memerintahkan staf saya untuk menemui mereka sebelum diberangkatkan ke Jakarta," ujar Ngurah.

Amalia dan Richard sebelumnya disebut oleh akun @temanAhok akan menghadiri festival makanan di Singapura. Tetapi otoritas Singapura mendapat informasi bahwa keduanya juga akan mensosialisasikan kegiatan Teman Ahok setelah festival tersebut.

Teman Ahok merupakan gerakan relawan yang menggalang dukungan untuk Basuki T Purnama (Ahok) agar bisa maju di Pilgub DKI 2017 secara independen. Mereka mengumpulkan KTP dukungan sebagai syarat pengajuan calon independen.

sumber : detik.com
Read More
Unknown

Amerika Kirim Senjata untuk Pemberontak Suriah di Kota yang Dikepung ISIS

Pesawat kargo militer Amerika menjatuhkan senjata ringan dan misil anti-tank Kamis (2/6) untuk pemberontak yang terkepung oleh kelompok teror ISIS di kota Marea, Suriah utara. Ini adalah pasokan pertama yang mereka terima lagi dari Amerika Serikat setelah bermingu-minggu meminta bantuan, menurut lokal aktivis.

Pesawat tempur AS juga telah meluncurkan beberapa serangan udara terhadap posisi-posisi ISIS di pedesaan utara kota Aleppo dalam upaya membantu pejuang Marea mengusir para jihadis yang bermingu-minggu berusaha merebut kota itu, yang penting bagi pemberontak anti-Assad di pedesaan Aleppo.

Pemberontak dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) selama berminggu-minggu memohon bantuan AS dan mengeluh bahwa Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dibantu dukungan udara dan senjata sementara mereka telah diabaikan dan ditinggalkan sendiri.

Pertempuran untuk kota-kota Azaz dan Marea telah berkobar dan surut sejak Februari, tapi dorongan ISIS kali ini lebih kuat, mungkin untuk menggantikan wilayah di provinsi Raqqa yang baru-baru jatuh ke tangan SDF yang didukung AS.

Marea dan Azaz jatuh ke pasukan oposisi pada tahun 2012 dan merupakan persinggahan penting sepanjang rute pasokan pemberontak dari Turki ke Aleppo, yang telah berusaha dikepung pemerintah selama berbulan-bulan.

sumber : voaindonesia.com
Read More