Showing posts with label motogp. Show all posts
Showing posts with label motogp. Show all posts

Saturday, June 4, 2016

Unknown

FP III Maverick Vinales Tercepat

Sesi latihan bebas ketiga MotoGP Catalunya memunculkan Maverick Vinales sebagai pebalap dengan waktu terbaik, di atas Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Hasil Sabtu (4/6/2016) sore WIB itu membuat rider Suzuki Ecstar tersebut sudah dua kali menguasai sesi latihan bebas. Sebelumnya Vinales juga menjadi yang tercepat di sesi pertama.

Dengan catatan waktu 1 menit 44,727 detik, Vinales kali ini mengungguli Marquez (terpaut 0,120 detik) dan Pedrosa (terpaut 0,224 detik) yang sama-sama membalap untuk Repsol Honda.

Posisi empat ditempati oleh Valentino Rossi (Movistar Yamaha). Sementara Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi yang menguasai sesi latihan kedua, kini berada di posisi enam. Di antara keduanya ada Pol Espargaro dari Monster Yamaha Tech 3.

Dua rider Octo Pramac Yakhnich, Scott Redding dan Danilo Petrucci, secara berturut-turut menempati posisi tujuh dan delapan secara berurutan. Cal Crutchlow dari LCR Honda dan Andrea Iannone (Ducati) kemudian melengkapi 10 besar di sesi ini.

Sesi ini sendiri berlangsung dengan layout sirkuit berbeda dari dua latihan sebelumnya, menyusul insiden yang merenggut nyawa rider Moto2 Luis Salom.


sumber : detik.com
Read More
Unknown

Saksi Mata Soal Kecelakaan Luis Salom

Valentino Rossi terkenal memiliki fan club yang tersebar diseluruh dunia. Bahkan setiap kali menjalani serangkaian sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan. Ribuan penggemar yang menamakan dirinya VR46 sudah memenuhi tribun.

Keuntungan inilah yang dimanfaatkan joki Movistar Yamaha untuk mencari tahu penyebab kecelakaan yang menimpa Luis Salom di sesi latihan bebas kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Jumat (3/6) kemarin.

Setelah berbicara dengan salah satu penggemarnya, Rossi menjelaskan jika musibah yang dialami Salom akibat kesalahan pada mesin motor. Pasalnya, joki tim SAG-Kalex tidak mampu mengontrol kecepatan kuda besinya saat akan menaklukan tikungan 12.

"Luis jatuh di tempat yang aneh, sehingga membuat saya berpikir ada kerusakan pada bagian mesin motornya. Saksi mata juga mengatakan kepada saya bahwa ia tidak mampu mengontrol kecepatannya dan seketika ia menghantam dinding pembatas. Jadi saya mengambil kesimpulan jika motor yang dikendarainya mengalami masalah teknis," jelas Rossi seperti dikutip GPOne, Sabtu (4/6/2016).

Sekadar informasi, kecelakaan bermula ketika pembalap Spanyol 24 tahun memasuki tikungan ke-12. Tetapi, motor yang dikemudikannya tampak tidak mampu diajak bermanuver.

Setelah itu terlihat motor Salom malah nyelonong dengan kecepatan tinggi. Lantas menghantam dinding pengaman tikungan 12 di Sirkuit Catalunya. Sebetulnya, dia melepas motornya yang tak mampu dikendalikan di tikungan.

Sayangnya, Salom meluncur tepat ke arah motor sehingga tubuhnya menghantam motornya sendiri. "Ini situasi yang sulit ketika pembalap berada di trek lurus dan menemui tikungan terjal di depan. Tapi jika pembalap mengalami kecelakaan yang 'normal' maka akan mengambil jalur yang berbeda. Namun Salom justru berbeda dan ia berusaha melepas motornya yang tak mampu dikendalikan di tikungan tapi tubuhnya malah menghantam motornya sendiri. Ini adalah hari yang sangat menyedihkan," tutup Rossi.

sumber : sindonews.com
Read More
Unknown

Pebalap Moto2 Meninggal Dunia

Pebalap Moto2 Luis Salom meninggal dunia setelah terjatuh di sesi latihan bebas. Tim medis menyatakan dia mengalami gagal jantung sejak insiden tersebut.

Salom, yang membalap untuk SAG Racing Team, meninggal dunia saat menjalani sesi latihan bebas kedua di MotoGP Catalunya, Jumat (3/6/2016). Dia terjatuh dalam kecepatan tinggi di tikungan 12, lalu meluncur menghantam pembatas.

Segera setelah kejadian, sesi dihentikan dan Salom mendapatkan penanganan medis. Dalam pernyataannya, tim medis MotoGP mengungkapkan bahwa Salom sudah mengalami gagal jantung sejak mengalami insiden tersebut dan berupaya diselamatkan sepanjang jalan menuju Hospital General de Catalunya.

Denyut jantung tetap tak terdeteksi atau mengalami asystolic. Pebalap 24 tahun itu kemudian langsung menjalani prosedur operasi eksplorasi di rumah sakit. Namun nyawanya tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.55 waktu Barcelona, 45 menit sejak datang ke rumah sakit.

Berikut adalah pernyataan tim medis yang ditulis oleh Dr.Angel Charte, sebagaimana dilansir Crash.

"Hari ini (Jumat), tim medis dari kejuaraan dunia MotoGP mencapai lokasi kejadian dari insiden yang melibatkan Luis Salom di tikungan 12, dalam sesi latihan bebas kedua untuk Moto2 di Circuit de Barcelona-Catalunya."

"Saat datang, rider dalam keadaan mengalami gagal jantung. Mempertimbangkan parahnya kondisinya, tim medis memulai dengan mengamankan saluran udara melalui intubasi orotracheal dan cardiopulmonary resuscitation (CPR) di sisi lintasan."

"Dia kemudian diamankan dengan sebuah penyangga leher dan staf medis lantas memasang dua jalur intravena dan melanjutkan kompresi dada. Sejak tiba di lokasi, dengan cepat diketahui bahwa Salom mengalami asystolic."

"Dia lalu diberikan obat-obatan untuk cardiopulmonary dan hemodinamik untuk menstabilkan dia. CPR dilanjutkan di sisi lintasan selama 18 menit, tapi mempertimbangkan kondisi mengancam nyawa Salom, keputusan diambil untuk membawanya melalui jalur darat dengan ambulans."

"Penanganan dilanjutkan selama 40 menit berikutnya selama transfer menggunakan ambulans, tapi saturasi oksigen memburuk. Tim medis melanjutkan dengan jarum thoracostomy bilateral dengan aspirasi udara dan darah."

"Selama transfer, mereka sudah memberitahu tim ICU di Hospital General de Catalunya tentang evolusi keadaan Salom. Salom tiba di rumah sakit pada 16.10 dan langsung dipindahkan ke bangsal darurat di mana CPR dilanjutkan oleh tim medis setempat."

"Saat di rumah sakit, Salom dipindahkan ke ruang operasi untuk menjalani laparotomy dari tim bedah. Pasien kemudian dinyatakan meninggal pada 16.55. Baik prosedur evakuasi di sirkuit, pemindahan ke rumah sakit, dan penerimaan di rumah sakit telah dilakukan dengan standar tertinggi."

sumber : detik.com
Read More

Monday, May 9, 2016

Unknown

Serunya Aksi Rossi Menyalip Para Pebalap MotoGP

crash net
Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, berhasil menjadi juara pada GP Perancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (8/5/2016). Sementara itu, posisi kedua diraih rekan satu tim Lorenzo, yakni Valentino Rossi, dan posisi ketiga diraih Maverick Vinales dari Suzuki Ecstar.

Namun, sebelum menggapai posisi itu, "The Doctor", julukan Rossi,harus berjuang keras. Sebab, ia startdi urutan ketujuh dan terus memperbaiki posisinya menjadi keenam dan bisa naik kelima pada lap kedua. Masuk putaran ketiga, pebalap tiga besar menjadi Dovizioso, Iannone, dan Marquez.

Namun, Ianonne terjatuh pada lap ketujuh. Posisi di depan menjadi Lorenzo, Dovizioso, dan Marquez. Masuk ke putaran 10, "Baby Alien" (Marquez) terus berusaha mendekati laju Dovizioso dan Rossi berada di belakangnya.

Tak lama setelah itu, Rossi terlibat duel dengan Marquez untuk memperebutkan posisi ketiga dan usahanya berhasil pada lap ke-13. Di depannya, masih ada Dovizioso yang harus dikejar. Untungnya, pada putaran selanjutnya, "The Doctor"bisa mendahului pebalap Ducati sehingga Rossi pun berada di posisi kedua.

Posisi Rossi sedikit aman ketika Dovizioso dan Marquez jatuh bersamaan tanpa bersenggolan di lap ke-16. Urutan ketiga dan keempat berubah diisi oleh Vinales dan Dani Pedrosa. Hingga balapan usai, urutan tidak berubah, Lorenzo finis pertama, Rossi kedua, dan Vinales ketiga.

Urutan klasemen sementara pun ikut berubah. Marquez harus puas turun ke posisi kedua dengan 85 poin, digantikan Lorenzo yang naik ke urutan pertama (90 poin) dan ketiga Rossi (78 poin).

sumber : kompas.com
Read More

Tuesday, April 26, 2016

Unknown

Kunci Sukses Valentino Rossi


Valentino Rossi mengungkapkan salah satu kunci suksesnya bisa memenangi GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (24/4), adalah kehadiran Luca Cadalora sebagai penasihat teknis sejak awal musim ini.

Cadalora sudah terlihat menjadi bagian tim Rossi ketika menjalani tes pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia, Februari lalu. Cadalora yang merupakan juara dunia kelas 250cc musim 1991 dan 1992 memiliki peran seperti Wilco Zeelenberg, yang menjadi manajer tim Jorge Lorenzo sejak 2010.

Dalam wawancara dengan Cycle World, Rossi mengatakan kehadiran Cadalora sangat membantunya. Mantan pebalap Yamaha dan Honda itu memberikan banyak masukan untuk The Doctor.

"Kehadiran Cadalora sangat membantu saya. Dia mendukung saya, memberi saya nasihat, tidak hanya dari apa yang dia lihat di atas trek, tapi juga dari sisi teknik," ujar Rossi.

"Cadalora memberi saya bantuan. Kami juga pernah tampil bersama, dan kami bertukar banyak cerita menarik. Saya tidak pernah memiliki figur seperti dia."

Rossi juga memberi kredit kepada Silvano Galbusera yang menjabat sebagai kepala tim mekanik dan Matteo yang memimpin data telemetri.

"Selalu ada ruang untuk peningkatan performa dan saya berada di sini untuk belajar. Kami punya banyak ide, dan kami lebih agresof dalam pemilihan bagaimana kami menghadapi babak kualifikasi serta balapan," ucap Rossi.

Rossi masih berada di peringkat tiga klasemen dengan torehan 58 poin, terpaut tujuh poin dari Lorenzo. Sementara Marquez tetap di puncak klasemen dengan 82 poin.

sumber : cnnindonesia.com
Read More

Sunday, April 24, 2016

Unknown

Valentino Rossi Start Terdepan Dengan Merebut Pole Position


Valentino Rossi akan memulai MotoGP Spanyol dari posisi terdepan. Dia menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi setelah mengalahkan Jorge Lorenzo di menit-menit akhir.

Di Sirkuit Jerez, Sabtu (23/4/2016) malam WIB, catatan waktu terbaik Rossi adalah satu menit 38,736 detik. Rossi menorehkan catatan tersebut jelang berakhirnya sesi, karena sampai beberapa menit sebelumnya dia duduk di urutan tiga di belakang Jorge Lorenzo dan Marc Marquez.

Lorenzo, yang sebelumnya terlihat akan meraih posisi start paling depan, akan start dari posisi kedua. Rider yang beberapa hari lalu mengikat kontrak dengan Ducati itu terpaut 0,122 detik di belakang rekan setimnya.

Melengkapi baris terdepan di balapan Minggu (24/4/2016) besok adalah Marquez. Mencatatkan waktu satu menit 38,891 detik juara dunia dua kali itu akan memulai race dari posisi tiga.

Posisi empat dan lima ditempati Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Si pebalap Ducati mencatatkan waktu satu menit 39,580 detik, sementara si rider Suzuki menorehkan satu menit 39,581 detik.

Aleix Espargaro dan Dani Pedrosa masing-masing menempati posisi enam dan tujuh. Sementara Pol Espargaro, Hector Barbera, dan Cal Cruthlow menggenapi 10 pebalap di urutan paling depan.


sumber : detik.com
Read More

Saturday, April 23, 2016

Unknown

Marquez Sedang Didekati Ducati Ogah Duet Dengan Rossi


Marc Marquez membantah spekulasi yang menyatakan jika dirinya akan berduet dengan Valentino Rossi pada musim depan, setelah Jorge Lorenzo memutuskan hengkang dari tim Yamaha. Joki Repsol Honda itu justru menegaskan jika dirinya saat ini sedang dalam pembicaraan serius dengan Ducati.

Awal pekan ini, penikmat MotoGP di seluruh dunia dikejutkan dengan sikap pemberani Jorge Lorenzo dengan memilih tim Ducati di musim depan. Ada berbagai alasan yang membuatnya mengambil keputusan ini, salah satunya ia merasa kecewa dengan Yamaha yang terlalu mengistimewakan Rossi.

Singkat kata, sejak kabar kepindahan Lorenzo ke Ducati diresmikan Yamaha, spekulasi tentang siapa pendamping Rossi di tim Pabrikan Jepang terus bermunculan. Beberapa nama pembalap masuk dalam daftar, termasuk Maverick Vinales dan Marquez.

Namun jika dilihat dari kedua kandidat tersebut, nama Vinales dianggap paling ideal mendampingi Rossi. Ini bukan meremehkan kemampuan juara dunia dua kali MotoGP melainkan jika Marquez bermitra dengan The Doctor musim depan, maka paddock atau garasi tim Yamaha akan tetap panas.

Kendati demikian, Marquez langsung membantah kabar di depan awak media jelang balapan seri keempat di Sirkuit Jerez, akhir pekan ini. Dalam konferensi pers dia mengatakan, tim Ducati saat ini sedang melakukan pendekatan serius untuk memboyongnya ke Borgo Panigale musim depan.

"Yamaha pernah mengontak saya di masa lalu, tapi tidak kali ini. Karena Lin Jarvis pernah mengatakan tidak akan mungkin. Sekarang saya sedang dalam pembicaraan serius dengan Ducati," beber Marquez seperti dikutip Motorsports, Jumat (22/4/2016).

Saat ini Marquez adalah salah satu juara dunia yang masih menggantungkan nasibnya kepada tim. Sebab Repsol Honda belum menyodorkan kontrak baru kepada Baby Alien yang akan berakhir musim ini. Tapi pemilik nomor 93 itu bersikeras jika dirinya tetap memprioritaskan untuk bersama tim Pabrikan Jepang dan tak ingin konsentrasinya terganggu hanya karena masalah ini.

"Saya mulai berbicara dengan Honda tentang kontrak baru di Austin dan saya selalu mengatakan mereka adalah prioritas saya. Mereka adalah orang-orang untuk memberi saya kesempatan untuk bergabung di kelas utama MotoGP, dan tidak ada logika dalam mengubah," tegas Marquez.

sumber : sindonews.com
Read More
Unknown

FP2 Lorenzo Tercepat


Jorge Lorenzo masih belum terkalahkan dalam free practice Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez, Jumat (22/4/2016). Saat melahap sesi kedua, pembalap Spanyol kembali jadi yang tercepat ketika rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi justru melorot ke posisi lima.

Marquez yang sebelumnya mengalami masalah pada Honda RC213V, sempat melesat ke urutan pertama saat sesi kedua di mulai. Lorenzo sebagai pemimpin sesi pertama, sempat merebut posisinya sebelum akhirnya kembali dikangkangi Marquez.

Hingga 10 menit jelang sesi kedua berakhir, Marquez masuk pit stop dan menukar motornya yang menggunakan ban bertipe soft. Sempat mempertahankan posisinya sebentar, catatan waktu Marquez disalip Lorenzo jelang berakhirnya sesi kedua.

Lorenzo pun mencatat waktu terbaik yakni 1 menit 39.555 detik saat melahap 16 dari 18 lap. Sedangkan Marquez menghuni posisi dua dengan selisih 0.345 detik dari kompatriotnya.

Di posisi tiga, Aleix Espargaro bisa mencatat waktu yang lebih baik jelang berakhirnya sesi kedua. Pembalap Suzuki yang menjajal winglet anyar di motor GSX RR sukses mengasapi pembalap Avintia Racing Hector Barbera.

Sementara itu, Rossi yang sebelumnya mengklaim posisi tiga gagal mempertahankan posisinya. Ia mendapat perlawanan sengit dari Barbera dan Espargaro sehingga harus puas menghuni posisi lima. The Doctor dikutit Maverick Vinales, pembalap yang diisukan bakal jadi rekan barunya di Yamaha, di posisi enam.

Dalam sesi latihan bebas kedua, beberapa tim juga menjajal penggunaan winglet pada motornya. Selain Espargaro, pembalap Aprilia Stefan Bradl juga menjajalnya di motor RSV4-GP.

Berikut hasil sesi latihan bebas kedua Grand Prix Spanyol
1. Jorge Lorenzo - ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) - 1m 39.555s [Lap 16/18]    287km/h (Top Speed)
2. Marc Marquez - ESP Repsol Honda Team (RC213V) - 1m 39.900s +0.345s    [6/18]    290km/h
3. Aleix Espargaro - ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) - 1m 40.093s +0.538s    [16/16]    283km/h
4. Hector Barbera -  ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) - 1m 40.229s +0.674s    [14/17]    292km/h
5. Valentino Rossi - ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) - 1m 40.282s +0.727s    [7/20]    286km/h
6. Maverick ViƱales - ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) - 1m 40.448s +0.893s    [13/22]    286km/h
7. Andrea Dovizioso - ITA Ducati Team (Desmosedici GP) - 1m 40.737s +1.182s    [13/15]    294km/h
8. Scott Redding - GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15)  1m 40.860s +1.305s    [14/17]    289km/h
9. Dani Pedrosa - ESP Repsol Honda Team (RC213V) - 1m 40.925s +1.370s    [17/18]    289km/h
10. Eugene Laverty - IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) - 1m 40.925s +1.370s    [18/19]    293km/h
11. Andrea Iannone - ITA Ducati Team (Desmosedici GP) - 1m 41.017s +1.462s    [19/19]    295km/h
12. Yonny Hernandez - COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) - 1m 41.028s +1.473s    [15/17]    289km/h
13. Cal Crutchlow - GBR LCR Honda (RC213V) - 1m 41.112s +1.557s    [6/18]    288km/h
14. Pol Espargaro - ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) - 1m 41.167s +1.612s    [20/20]    290km/h
15. Stefan Bradl - GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) - 1m 41.178s +1.623s    [16/19]    288km/h
16. Bradley Smith - GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) - 1m 41.287s +1.732s    [20/20]    287km/h
17. Loris Baz - FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) - 1m 41.320s +1.765s    [14/15]    285km/h
18. Alvaro Bautista - ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) - 1m 41.573s +2.018s    [11/19]    285km/h
19. Michele Pirro - ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) - 1m 41.841s +2.286s    [18/18]    290km/h
20. Jack Miller - AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) - 1m 41.904s +2.349s    [4/15]    281km/h
21. Tito Rabat - ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) - 1m 42.230s +2.675s    [16/21]    282km/h

sumber : sindonews.com
Read More

Wednesday, April 20, 2016

Unknown

Pendamping Lorenzo Masih Sulit Ditentukan Ducati

motogp com

Ducati dihadapkan dengan permasalahan baru. Setelah berhasil mencapai kesepakatan dengan Jorge Lorenzo, Ducati kini harus menentukan siapakah pembalap yang akan mereka depak.

Keputusan itu harus diambil sebab tiap tim hanya bisa mengandalkan dua pembalap saat mengikuti perlombaan. Saat ini Ducati memiliki Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Keduanya punya prestasi yang cukup membanggakan dan tak bisa dianggap remeh.

"Sekarang kami akan megambil waktu untuk menimbang siapa yang terbaik antara dua Andrea. Ini keputusan yang tidak menyenangkan sebab keduanya orang-orang yang luar biasa," ucap Direktur Olahraga Ducati, Pablo Ciabatti. (Baca juga: Jorge Lorenzo Gabung Ducati Setelah Akhiri Musim)

Bicara posisi musim ini, Dovizioso masih berdiri di atas Iannone. Setelah melewati tiga seri, Dovizioso mengantongi 23 poin (runner up, posisi 13, crash) unggul  tujuh angka dari Iannone (crash,crash, posisi 3).

Namun Iannone unggul dalam faktor usia. Saat ini ia masih berusia 26 tahun, lebih muda empat tahun dari rekannya tersebut.

"Kami sudah bicara dengan Jorge dan dia tidak keberatan dengan keputusan kami soal rekan satu timnya. Dia menghormati Dovizioso dan Iannone. Yang jelas, sejauh ini kami belum memutuskan apa-apa sebab prioritas Ducati adalah mengamankan jasa Jorge Lorenzo," jelas Ciabatti.

sumber : sindonews.com
Read More

Tuesday, April 19, 2016

Unknown

Kontrak Lorenzo di Ducati Sampai 2018

motogp.com
Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo telah membuat keputusan besar dalam karirnya dengan meninggalkan Yamaha untuk bergabung dbersama Ducati musim depan. Pembalap asal Spanyol diikat dua tahun kontrak oleh tim barunya.

Dikutip situs resmi Yamaha, Ducati mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Jorge Lorenzo untuk kontrak berdurasi dua musim. "Ducati bisa mengkonfirmasi bahwa tiga kali Juara Dunia itu akan memperkuat tim pada musim balap 2017 dan 2018,"

Artinya, di sisa musim ini, Lorenzo akan menikmati masa-masa terakhirnya bersama Movistar Yamaha. Lorenzo dan Valentino Rossi (rekan satu timnya di Yamaha) dipastikan masih akan terlibat persaingan merebut gelar juara dunia 2016.

Sejauh ini, Lorenzo telah memenangkan tiga gelar juara dunia di kelas premier bersama Yamaha (2010, 2012 dan 2015). Rider Spanyol itu tentunya diharapkan mampu membuat Ducati lebih kompetitif di dua musim tersebut.

Ducati sendiri belum memenangkan gelar juara dunia sejak kepergian Casey Stoner di akhir musim 2010. Stoner kini kembali bersama tim yang berbasis di Italia itu, namun sebagai pembalap penguji motor.

sumber : sindonews.com
Read More

Saturday, April 16, 2016

Unknown

Semangat Valentino Rossi Membuat Federer Kagum


Tak sedikit yang menaruh rasa kagum dengan penampilan Valentino Rossi di MotoGP. Maklum, meski usia joki Movistar Yamaha sudah tak muda lagi, namun ia masih mampu tampil konsisten di arena balap motor kuda besi tahun ini.

Saat ini Rossi masuk dalam daftar pembalap tertua MotoGP. Meski demikian, predikat itu tidak membuat The Doctor minder karena ada banyak penggemar yang mencintai sosok pemilik nomor 46 tersebut.

Seperti yang diutarakan Roger Federer baru-baru ini. Petenis veteran asal Swiss ini menyebut jika Rossi merupakan penulis prestasi yang luar biasa. Karena ia telah membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap handal dengan berada di posisi runner up musim lalu.

Kegagalannya merebut mahkota juara dunia kesepuluh sepanjang kariernya tak menghalangi semangat Rossi untuk terus mengukir prestasi di gelaran balap roda dua ini. Justru itu yang akan dijadikan sebagai senjata utama mantan kekasih Linda Morselli untuk membuktikan bahwa ia masih memiliki rasa lapar merebut juara.

"Kekalahan di musim lalu adalah akhir yang pahit buat Rossi. Tapi itu justru akan memberinya motivasi baru dan kemudian ia bisa tampil baik ketimbang sebelumnya," ungkap Federer seperti dikutip Insella, Sabtu (16/4/2016).

sumber : sindonews.com
Read More